RajaBackLink.com

Sebanyak 28 Orang Terpapar Corona Varian India, Bupati Kudus: Lockdown. Warga Harus Tetap Dirumah

  • Bagikan
Promo Kosmetik Murah di Shopee
Sebanyak 28 Orang Terpapar Corona Varian India, Bupati Kudus: Lockdown. Warga Harus Tetap Dirumah

Laros Media – Tingginya kasus corona virus disease 2019 (covid-19) di kabupaten kudus membuat Pemerintah Kabupaten Kudus menerapkan Lockdown bagi warganya.

Hartopo, Bupati selaku ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Kudus menghimbau warganya untuk tetap di rumah saja, namun dalam Surat Edaran Bupati Nomor 360/1323/04.03/2021 penerapan Lockdown hanya berlaku dalam sepekan terhitung tanggal 14-20 Juni 2021.

Surat yang dikeluarkan pada minggu 13/6/2021 berisi jika kedapatan warga yang nekat keluar dari rumah dilakukan swab test. Jika kedapatan positif atau reaktif, warga akan langsung diisolasi.

“Dalam rangka efektivitas pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro, khususnya untuk menekan tingginya kasus konfirmasi Covid-19 dik Kabupaten Kudus warga diminta perhatiannya untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut”, ujar Bupati Kudus dalam surat edaran.
Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kudus agar tetap dirumah saja pada hari Senin sampai dengan Minggu tanggal 14-20 Juni 2021.
Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kudus agar tetap didalam rumah saja pada hari Senin sampai dengan Minggu 14-20 Juni 2021.
“Kepada perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Kudus kepala instansi vertikal, Kepala atau Rektor atau Direktur lembaga pendidikan. Direktur BUMN atau BUMD dan pengusaha agar menerapkan pengaturan shift atau pergantian waktu pekerja serta menghimbau pegawai di lingkungan kerja agar di luar jam kerja untuk tetap di rumah saja,” kata bupati dalam SE tersebut.
Bupati Kudus juga memerintahkan TNI, Polri, Satpol PP, Camat, Kepala Desa agar memantau pelaksanaan himbauan tetap di rumah saja di wilayah masing-masing.
“Satgas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus berkoordinasi dengan TNI, Polri, Camat, Kepala Desa, Lurah dan Satgas Jogo Tonggo dapat melakukan rapit test secara acak kepada masayarakat yang tidak mematuhi himbauan tetap di rumah saja.” tambahnya.
“Dalam hal hasil rapid test warga masyarakat menunjukan hasil reaktif atau positif, agar ditindak lanjuti dengan isolasi dipusat isolasi Covid-19 yang telah ditentukan,” ucap dia.
  • Bagikan