RajaBackLink.com

Tidak Lari Saat Pemakaman, Harmoko dan Roy Suryo di Awal Perjumpaannya

  • Bagikan
Promo Kosmetik Murah di Shopee
Harmoko meninggal dan Roy Suryo
tangkap layar foto harmoko / pengguna twitter / Laros Media


Laros Media – Meninggalnya Harmoko mantan Menteri Penerangan era Presiden Soekarno membuat Roy Suryo membeberkan awal pertemuannya.

Roy Suryo mengaku saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa semester tiga di Universitas Gadjah Mada (UGM)

“Awal perjumpaan saya dengan almarhum 1987. Saya waktu itu masih mahasiswa semester tiga UGM,” kata Roy, Minggu 4 Juli 2021.

Roy juga pun mengaku bahwa dirinya kala itu Harmoko memanggil dirinya secara khusus.

Lantas saat itu Roy Suryo mengamini panggilan dari Ketua MPR/DPR pada periode 1997-1999 tersebut.

Dirinya juga menyebut bahwa momen tersebut erupakan momen yang langka.

“Momen yang masih langka saat itu. Seorang menteri mau bersalaman dengan seorang mahasiswa dan untungnya terabadikan kamera SLR yang masih juga barang langka di zaman tersebut,” ujar Roy.

Mantan Menpora itu juga menambahkan, bahwa saat sehabis dirinya lulus kuliah dirinya juga masih menyempatkan waktu untuk berkunjung ke kediaman Harmoko meskipun pada saat itu Departemen Penerangan telah dibubarkan pada era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Dirinya juga menceritakan pada saat terakhir bertemu dengan Harmoko pada Februari 2014 yang saat itu mewakili pemerintah melayat pendiri Sritex HM Lukminto di Solo.

Meskipun ada angin yang sangat kencang pada saat di pemakaman, keduanya tetap bertahan di lokasi dengan khusyuk dan tidak lari untuk menyelamatkan diri.

“Almarhum sempat berkata ke saya waktu itu, ‘Dik Roy, saya tahu anda tidak akan lari ketika angin tadi’”, ujar Roy.

***

Editor : Dena Wiliyam

  • Bagikan