RajaBackLink.com

Bansos Beras dari Kemensos Siap di Luncurkan ke 136.016 Warga Kabupaten Jember

  • Bagikan
Promo Kosmetik Murah di Shopee
Bansos Beras dari Kemensos Siap di Luncurkan ke 136.016 Warga Kabupaten Jember
Sidak Bupati di Gudang Bulog Pecoro Jember

Laros Media –  Proses pendistribusian bantuan sosial (bansos) beras yang dikucurkan oleh Kemensos akan diberikan kepada 130..016 warga Kabupaten Jember.

Bertempat di Gedung Bulog di Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Bupati Jember Hendy Siswanto hadir bersama Wakil Bupati Jember untuk memastikan beras dalam kondisi bagus dan layak dikonsumsi.

Bupati sendiri mengharapkan agar beras yang diberikan ke warga tetap bekualitas baik sehingga akan memberi manfaat bagi tubuh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Jember.

 “Alhamdulillah tadi sudah kami cek, kondisinya baik dan layak dikonsumsi,” tandas Bupati Hendy.

Bantuan dari Kemensos ini merupakan salah satu bukti pemerintah ditengah masyarakat yang tengah mengalami kesulitan dan beban hidup semasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19.

Baca Juga PPKM di Perpanjang, Menteri Keuangan Sri Mulyani Berikan Dana Bansos Rp6,1 Triliun Untuk 10 Juta Keluarga

Laros Media mengutip dari situs resmi Pemkab Jember, bahwa setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Jember akan mendapatkan masing-masing paket beras sepuluh kilogram.

“Masing-masing paket berisi 10 kilogram beras, Alhamdulillah tadi sudah kami cek kondisinya baik dan kayak konsumsi,” ungkap Bupati Hendy.

Bupati Jember memberikan secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat beras dari kemensos / Pemkab Jember

Bupati Jember juga meminta untuk seluruh warga Jember menjaga diri agar tidak mudah terpapar oleh penularan dan penyebaran virus Covid-19 dengan menerapkan beberapa protokol kesehatan dalam keseharian.

Untuk itu, setiap saat beraktivitas untuk terus menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah berkegiatan.

Baca Juga Cek Segera Bantuan Sosial Tunai Rp 600 Ribu, Berikut Cara Pendaftarannya

Menjaga jarak jika terpaksa harus ke ruang publik guna menghindari kerumunan. Jika tidak ada kepentingan untuk tetap tidak keluar dari rumah.

“Saat ini kasus Covid-19 sedang melonjak. Dengan kedisiplinan kita mematuhi peraturan pemerintah yang digaungkan lewat PPKM ini dan juga protokol kesehatan 5M. Yang belum vaksin, segera lakukan. Sudah banyak warga Jember, saudara-saudara se-Kabupaten Jember yang meninggal dunia karena Covid-19. Kita tak mau kondisi ini jadi memburuk,” tegasnya.

Hingga saat ini data KPM menjadi satu permasalahan tersendiri saat ini di Kabupaten Jember. 

Oleh sebab itu, Pemkab Jember terus melakukan verifikasi faktual secara langsung di lapangan. Dengan maksud agar bansos beras dari Kemensos tepat sasaran.

“Staf kami selalu berupaya memverifikasi data dengan fakta yang ada. Namun, jika luput, lalu ada kesalahan, silakan disampaikan agar kami dapat segera memperbaikinya,” tandas Bupati Hendy, kooperatif dan terbuka.

Baca Juga Bupati Jember Beri Teguran Pemilik Kafe yang Tetap Buka di Masa PPKM Darurat

***

Editor : Dena Wiliyam

  • Bagikan