RajaBackLink.com

Jokowi End Game: Massa Demonstrasi Belum Terlihat di Istana Negara, Polda Metro Jaya Kerahkan 3.385 Personel

  • Bagikan
Istana Negara Indonesia / tangkap layar / youtube.com Calon Sarjana
Promo Kosmetik Murah di Shopee

Laros Media – Massa aksi demonsstrasi bertajuk ‘Jokowi End Game‘ belum kunjung tiba di kawasan Istana Negara, Jakarta pada Sabtu 24 Juli 2021.

Sekitar Pukul 14.20 WIB di Jalan Medan Merdeka Barat masih belum terlihat sama sekali massa aksi yang datang.

Terlihat hanya beberapa petugas berseragam dari pihak kepolisian dan TNI yang masih berjaga disekitar jalanan.

Beberapa hal juga terlihat diperempatan Harmoni Jakarta Pusat, massa aksi masih belum menunjukkan kehadirannya di sekitar ruas jalan tersebut.

Baca Juga PPKM Level 4 Resmi di Perpanjang, Masyarakat dapat Beraktivitas Sesuai Peraturan Pemerintah Daerah

Kabar terkait aksi demonstrasi dengan tajuk ‘Jokowi End Game‘ rencananya akan digelar di sekitar Istana Negara.

Tuntutan yang dilayangkan para demonstran dikabarkan hendak menolak PPKM yang ditetapkan oleh pemerintah.

Ajakan aksi demonstran awalnya berasal dari beberapa selebaran poster yang tersebar banyak di media sosial.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus sudah melarang masyarakat untuk turun menggelar aksi demo ‘Jokowi End Game‘.

Baca Juga Jokowi Meninjau Rumah Oksigen Gotong Royong, Bisa Tampung 500 Orang

Demi menghindari klaster penularan Covid-19 di Indonesia yang meninggi belakangan ini.

Polda Metro Jaya mengerahkan beberapa personel gabungan hingga 3.385 unutk melakukan pengamanan Aksi Nasional Jokowi End Game yang mana rencananya digelar pada Sabtu sore 24 Juli 2021.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan pemerintah akan melakukan penegakan hukum terhadap aksi demonstrasi yang dilakukan.

“Pemerintah ingin tegaskan bahwa aksi demo secara fisik yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan, membahayakan keselamatan masyarakat, serta melanggar hukum akan dilakukan tindakan tegas,” kata Mahfud dalam konferensi pers yang digelar secara daring dan bisa diakses di YouTube Kemenko Polhukam, Sabtu 24 Juli 2021.

***

Editor : Dena Wiliyam

  • Bagikan