RajaBackLink.com

Peran Perempuan di Tengah-tengah Euforia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-76

  • Bagikan
Peran Perempuan di Tengah-tengah Euforia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke-76
Foto: Wanita mengibarkan Bendera Indonesia / Pixabay / Endho
Promo Kosmetik Murah di Shopee

Laros Media – Hari peringatan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 (HUT RI ke-76) akan di selenggarakan besok Selasa 17 Agustus 2021.

Peringatan yang selalu ditunggu-tunggu oleh seluruh warga negara selalu menunjukkan euforia tersendiri.

Tak terasa Indonesia telah berusia 76 tahun yang mana banyak mengingat banyak hal termasuk peran perempuan.

Dilansir Laros Media dari laman resmi PortalBanyuwangi, makna bagi kaum perempuan yang hingga saat ini masih banyak di pertaruhkan dan hampir setiap harinya mendengar jeritan perempuan yang belum bisa merasakan manisnya kemerdekaan.

Hal tersebut dapat dilihat bahwa masih ada perempuan Indonesia seolah tidak bebas membangun dan mengembangkan kapasitas dirinya sebagai manusia, terutama masih banyaknya kasus-kasus yang melibatkan perempuan.

Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-76 tahun ini, untuk mengajak seluruh masyarakat ikut serta membantu memperkuat peran perempuan dan kesetaraan gender demi kemajuan Bangsa Indonesia.

Melihat makna Kemerdekaan dari perspektif perempuan, dapat dilihat bahwa angka kekerasan terhadap perempuan mengalami peningkatan setiap tahunnya, yang mana apa dapat dikatakan perempuan sudah bisa merdeka.

Kemerdekaan Republik Indonesia 2021 yang diperingati dengan suasana yang lebih sunyi dan reflektif.
Tak ada lagi kemeriahan perlombaan antar warga, tak ada lagi acara makan bersama para tetangga sembari memperingati jasa para pahlawan yang telah gugur. Perayaan kemerdekaan kali ini, membuat setiap orang berpikir dan merefleksikan lagi makna kemerdekaan. Apakah kemerdekaan ini sudah dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali?

Dalam sejarahnya, disaat bangsa ini terjajah, perempuan-perempuan hebat Indonesia berani menyatukan ide dan gagasannya dari satu kongres ke kongres lain. ”Tak mudah, kaum perempuan menyatukan diri di tengah perang kemerdekaan berkecamuk.

Berikut makna perjuangan RA Kartini: Mendapatkan Kesetaraan dalam Hak Pendidikan, membuka lebar kesempatan perempuan untuk berkarya, mendorong percaya diri perempuan dalam Berkarir, membangkitkan kualitas hidup perempuan semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, seperti peran sinergi perempuan pada sektor pembangunan, dan peningkatan jumlah perempuan yang berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di pemerintahan.

Masyarakat harus meyakini, tak sehatlah masyarakat itu, manakala salah satu pihak menindas kepada yang lain. Tak peduli pihak mana yang menindas dan tak peduli pihak mana yang tertindas. Masyarakat itu hanyalah sehat, manakala ada perimbangan hak dan perlakuan antara kaum laki-laki dan perempuan yang sama tengahnya, sama beratnya, sama adilnya.

Mengutip isi tulisan Bung Karno, dari Bukunya berjudul Sarinah, halaman 328: Wanita Indonesia, kewajibanmu telah terang! Sekarang ikutlah, serta mutlak dalam usaha menyelamatkan Republik dan nanti jika republik sudah selamat, ikutlah serta-mutlak dalam usaha menyusun Negara Nasional.

Sekian tulisan opini yang dipersembahkan spesial memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-76 (HUT RI ke-76) tahun oleh Ketua Bidang Pergerakan Sarinah DPP GMNI, Inggreyit Christyani Kumentas. Selamat merayakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Merdeka!

***

  • Bagikan